Selasa, 17 April 2012

Kekayaan Dan Kemuliaan Sebagai Akibat

Ketika Daud mendirikan Kerajaan Israel sekitar tahun 1000 SM, tidak terbayangkan bahwa bangsa Israel itu akan menjadi suatu bangsa yang pengaruhnya atas kehidupan manusia saat ini sangat besar. Lebih dari separuh umat manusia di dunia saat ini terpengaruh oleh pikiran-pikiran keagamaan bangsa Israel itu. Selain bangsa Yahudi dengan agama Yahudi dan kitab sucinya, Alkitab Ibrani, bangsa-bangsa yang memeluk agama Kristen dan Islam, memiliki kitab suci yang memuat pula cerita-cerita yang dimiliki oleh Alkitab Ibrani tersebut. Misalnya, cerita Adam dan Hawa. Cerita yang semula merupakan bagian dari Alkitab Ibrani, yang juga merupakan cerita yang terdapat juga didalam Perjanjian Lama, yaitu nama yang diberikan oleh Gereja kepada Alkitab Ibrani berdasarkan surat Paulus kepada jemaat di Korintus (2Korintus 3:14) yang menyatakan bahwa Alkitab Ibrani bangsa Yahudi adalah Perjanjian Lama. Cerita yang sama juga terdapat didalam Al-Quran, kitab suci agama Islam. Dengan demikian, para penganut 3(tiga) agama besar di dunia, Yaitu Yahudi, Kristen dan Islam memiliki cara pandang dan pikir yang sama. Paling sedikit mereka memiliki pandangan bahwa Adam adalah manusi pertama yang diciptakan Tuhan. Bahwa kemudian ada teori ilmu pengetahuan baru yang dikembangkan oleh ilmuwan bernama Charles Darwin dengan teori-nya yang disebut teori evoluso, tetapi bagi sebagian besar manusia pemeluk 3(tiga) agama besar itu, pemahaman tentang Adam seperti itu tetap adalah pengetahuan awal mereka dan banyak memberi pengaruh pada cara pikir mereka.
Salah satu cara pikir yang kuat itu adalah juga tentang makna tentang kehidupan manusia seperti yang dibaca pada cerita tentang Salomo ini. Ada banyak orang yang karena keterbatasan kemampuannya untuk menjalani kehidupan ini cenderung berpikir bahwa manusia haruslah makan, apabila ia mau hidup. Tanpa makan manusia akan mati, itu kebutuhan dasar. Tanpa itu manusia tidak dapat berbuat apa-apa. Lalu karena makan itu kebutuhan yang dasar selain bernafas yang dapat diperoleh secara cuma-cuma, maka manusia cenderung untuk mencari dan mengumpulkan banyak harta agar kebutuhan dasar itu terjamin pemenuhannya sepanjang hidupnya, bahkan ada yang memikirkan untuk keturunan-keturunannya. Padahal, dalam banyak kasus, nampaknya anak-anak cucunya tidak bisa menjalani kehidupan seperti yang sudah dijalani oleh kehidupan orang-tuanya. Mereka punya jalan sendiri-sendiri. Lalu kalau sudah demikian, pertanyaan besar yang patut dikemukakan adalah, apakah makna dan tujuan hidup manusia? Harta? Nama? Kemuliaan?.
Bacaan hari ini menunjukkan bahwa bukan harta, nama atau kemuliaan yang menjadi tujuan hidup manusia dalam pengertian sebagai sesuatu yang harus dicari-cari selama seseorang hidup. Diberkati Tuhan itulah tujuan hidup manusia. Diberkati Tuhan tidak selalu haruslah berarti kaya, berkuasa atau dihormati. Ada orang yang tidak kaya, akan tetapi tidak pernah berkekurangan ketika ada kebutuhan pada orang tersebut. Ada orang yang tidak memiliki jabatan apa-apa tetapi kehidupannya dihormati banyak orang akibat cara hidup lurus yang dijalaninya. Dan ada juga para janda dan yatim-piatu yang dimuliakan orang karena jalan hidup mereka yang berliku-liku ternyata diberkati Tuhan.
Salomo memiliki semuanya. Harta yang banyak yang diwarisinya dari ayahnya sebagai seorang raja. Kekuasaan sebagai raja yang diserahkan oleh ayahnya. Juga kemuliaan karena dia dihormati sebagai raja. Itu semua memang yang dicari manusia seperti Adonia sehingga terjadi perebutan kekuasaan yang berdarah-darah yang akhirnya membawa Adonia dan Yoab yang mendukungnya haruslah mati dibunuh. Bukan itu semua yang harus dicari manusia. Diberkati Tuhan adalah yang paling utama dalam hidup ini, kekayaan dan kemuliaan adalah bonus yang diberikan Tuhan kepada orang yang diberkati-Nya. Salomo hanya meminta hikmat untuk dapat melakukan segala sesuatu dengan adil dan benar bagi sesama, namun Tuhan tidak hanya mengabulkan apa yang diminta Salomo, bahkan menambahkan kepadanya kekayaan dan kemuliaan. Dengan melihat apa yang Salomo lakukan dalam cerita ini, maka yang harus dicari seseorang selama hidupnya adalah agar Tuhan berkenan memberkati hidupnya. Dan itu dicari lewat perbuatan melayani sesama dengan adil dan benar terutama terhadap mereka yang lemah.
Bung Karno pernah menuliskan dua kalimat yang indah pada tanggal 23 Oktober 1946. Orang tidak dapat mengabdi kepada Toehan dengan tidak mengabdi kepada sesama manusia. Toehan bersemajam digoeboegnya si miskin
Pertanyaan Diskusi
  1. Apakah yang biasanya dicari manusia sebagai tujuan hidupnya?.
  2. Apakah harta, kekuasaan dan kemuliaan bisa menjamin ketenangan hidup manusia?.
  3. Apa artinya hidup yang diberkati oleh Tuhan sebagai pengikut Kristus?.
Sabda Guna Dharma-Krida untuk Hari Rabu, 18 April 2012

Bacaan Alkitab Utama:
1Raja-Raja 3:10-15
  1. Lalu adalah baik di mata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yang demikian.
  2. Jadi berfirmanlah Allah kepadanya: "Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum,
  3. maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu itu, sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorangpun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorangpun seperti engkau.
  4. Dan juga apa yang tidak kauminta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorangpun seperti engkau di antara raja-raja.
  5. Dan jika engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintah-Ku, sama seperti ayahmu Daud, maka Aku akan memperpanjang umurmu."
  6. Lalu terjagalah Salomo; ternyata ia bermimpi. Sekembalinya ke Yerusalem, berdirilah ia di hadapan tabut perjanjian Tuhan, dipersembahkannya korban-korban bakaran dan korban-korban keselamatan, kemudian ia mengadakan perjamuan bagi semua pegawainya.
Bacaan Alkitab Lainnya:
2Korintus 3:14
Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.

Bacaan Alkitab Pararel:

Catatan:
Pada tahun 1862 saat Charles Darwin berumur 53 tahun, ia menulis surat ke Universitas Oxford (University of Oxford) yang menyatakan bahwa Teori Evolusi yang pernah dituliskannya itu tidak benar.

Post: 17 April 2012 22:38

0 komentar:

Posting Komentar